City Island : Marlon Brando, Perempuan Gemuk dan Si Anak Hilang

Tahun 2008 kita dibuat terperangah dengan hadirnya Little Miss Sunshine, sebuah komedi non konvensional tentang sebuah keluarga disfungsional. Sebuah keluarga yang tampaknya normal (karena berusaha keras untuk jadi normal) namun pada akhirnya menampakkan identitasnya sendiri. Sebuah film yang menyentil dengan cara yang mungkin keterlaluan. Begitupun film yang melejitkan aktris cilik Abigail Breslin itu tetap bisa mendatangkan kehangatan di hati usai menontonnya.

Setipe dengan Little Miss Sunshine adalah komedi yang juga indie, City Island. Dibesut oleh Raymond de Felitta, film menghamparkan kisah sebuah keluarga yang terdiri dari Vince, sang kepala keluarga (Andy Garcia), Joyce, sang ibu (Julianna Margulies) dan dua anak mereka, Vivian (Dominic Garcio-Lorido) dan Vinnie (Ezra Miller). Semua tampak normal ketika melihat keempatnya. Vince yang masih segar di usianya yang 40-an dengan Joyce yang juga masih terlihat cantik harusnya berbahagia dengan kedua putra-putrinya yang juga cantik dan ganteng. Perlahan skenario memberi kesempatan kepada kita untuk menguliti keempatnya satu persatu. Dan film memperlihatkan dengan telanjang kehambaran hubungan mereka. Vince dan Joyce yang hampir selalu saling berteriak satu sama lain, atau Vinnie yang acuh dengan ayah dan ibunya hingga Vivian yang agak malas-malasan untuk menghabiskan masa liburannya di rumah. Dibalik semuanya, ada satu kata yang menjadi kunci. Rahasia.

Rahasia? Yes, masing-masing dari mereka punya rahasia yang akhirnya membuat banyaknya kesalahpahaman terjadi dan menjadi faktor terpenting yang membuat City Island menjadi komedi yang berhasil dan enak dinikmati. Vince yang menjadi petugas penjara diam-diam terobsesi menjadi aktor sehebat Marlon Brando. Sementara putra bungsunya ternyata punya selera yang sungguh berbeda dari kebanyakan anak seusianya. Vinnie rupanya menyimpan hasrat pada perempuan gemuk.

Dan semuanya mengalir dari sana. Vince menyimpan rapat rahasianya dan berbohong pada istrinya bahwa ia bermain poker, padahal sesungguhnya ia mengikuti kelas akting. Kejutan demi kejutan berhasil disajikan dengan asyik oleh de Felitta dan ia masih punya satu kejutan lagi. Kali ini datang dari seorang pemuda bernama Tony (Steven Strait). Seorang narapidana yang dibebaskan Vince dengan jaminan dirinya. Karakter outsider ini menjadi pemicu terbongkarnya rahasia demi rahasia, termasuk rahasia yang disimpan Vince bertahun-tahun. Tony sesungguhnya adalah putra dari Vince alias si anak hilang.

Kompleksitas cerita dibutuhkan bagi sebuah film untuk mengulurkan kejutan demi kejutan kepada penontonnya. Namun kata “kompleks” tak selalu harus sinonim dengan ruwet. De Felitta paham dengan itu dan ia tahu bahwa kisah yang dipunyainya masih relatif mudah untuk dikunyah. Yang menarik dari City Island adalah upayanya untuk mencoba menertawakan hidup dan kehidupan orang–orang didalamnya. Dan pretensi De Felitta hanya sampai disitu. Ia tak tertarik untuk berceramah moral melalui dialog nyinyir para karakternya. Ia memperlihatkan semuanya secara visual dan dengan begitu membuat City Island menjadi lebih meyakinkan.

Yang paling jelas dari film ini adalah sebuah kesempatan besar bagi Andy Garcia untuk memperlihatkan sisi lain dari dirinya yang selama ini tak banyak diperlihatkan di film-film sebelumnya. Ini adalah panggung besar bagi Garcia untuk memperlihatkan sosoknya yang bukan polisi atau gangster. Disini Vince hanyalah seorang pria biasa dan justru disitulah letak tantangannya. Tak perlu banyak ornamen untuk memainkan karakter itu, namun tantangan terbesarnya adalah bagaimana membuat karakter itu benar-benar menjadi hidup dan meyakinkan. Empati Garcia pada sosok yang dimainkannya, juga ketelitiannya dalam berbagai detil akhirnya menyalakan kharismanya sepanjang film berlangsung.

Meski belum menyentuh level pencapaian yang diperoleh Little Miss Sunshine, rasanya penonton senang dengan adanya tontonan bergizi seperti ini. Di tengah kering kerontangnya ide bagaimana membuat komedi yang brilian, disitulah City Island hadir. Dan ia berhasil membuat penonton tertawa. Juga menertawakan diri sendiri.

CITY ISLAND

Director : Raymond de Felitta
Cast : Andy Garcia, Julianna Margulies, Steven Strait
Script Writer : Raymond de Felitta

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: