The Next Three Days : Apapun Untuknya

Cukup banyak para moviegoers yang menganggap rendah ide pembuatan ulang alias remake. Kare sejauh ini, tak banyak remake yang berhasil membuat penonton terkesima. Alih-alih menyenangkan penggemar di film aslinya, remake justru membuat penonton membencinya. Apa boleh buat, remake harusnya tak dipahami hanya sekedar “film itu sukses dan kita harus membuat ulang agar bisa ditonton orang lebih banyak lagi”, seperti yang boleh jadi ada di kepala para petinggi studio Hollywood.

Jika telah menonton film Prancis produksi 2008 berjudul Anything For Her, kita paham mengapa sineas sekaliber Paul Haggis tergugah untuk membuat ulang film tersebut untuk pasar yang lebih besar (film tersebut tidak didistribusikan di bioskop Amerika, termasuk videonya sekalipun). Film itu sesungguhnya punya premis menarik namun agak susah untuk meyakinkan penonton. Anything For Her berkisah seorang suami yang mencari jalan demi membebaskan istrinya dari penjara. Sang istri dituduh melakukan pembunuhan atas bosnya. Dengan penyutradaraan mengagumkan dari Fred Cavaye dan kolaborasi akting menarik dari Vincent Lindon dan Diane Kruger, film itu mengejutkan sebagian besar penontonnya. Dan akhirnya premis yang tak sepenuhnya convincing itu terlupakan ketika beragam elemen dari filmnya berpadu harmonis demi sebuah pencapaian sinematik.

Maka Paul Haggis pun membuat ulang film tersebut menjadi The Next Three Days. Yang sungguh disayangkan adalah Haggis menerjemahkan kisah film secara mentah-mentah. Hampir tak ada ide baru yang dikonstruksikannya dalam film yang dibintangi oleh Russell Crowe dan Elizabeth Banks ini. Apa boleh buat, remake sekali lagi membuat moviegoers hanya merasakan deja vu semata.

The Next Three Days memotret kisah pasangan John Brennan (Russell Crowe) dan istrinya, Lara (Elizabeth Banks). Semuanya berawal dari sebuah jamuan makan malam. Acara yang awalnya berlangsung santai tiba-tiba menghangat berkat adu argumen Lara dan bosnya (yang hadir bersama suaminya). Penonton boleh jadi mengira argumen itu hanya berakhir sampai disitu. Ternyata itulah awal dari malapetaka berkepanjangan dari John dan Lara. Di sebuah pagi yang cerah dan damai keesokan harinya, John dan Lara mengawali hari mereka. Kedamaian itu dirusak dengan penggerebakan tiba-tiba rumah mereka oleh polisi. Ternyata Lara dituduh membunuh bosnya yang ditemukan tewas setelah acara makan malam itu usai.

Kehidupan John, Lara dan putra semata wayangnya, Luke (Ty Simpkins) seketika hancur berantakan. Lara tak terima dengan tuduhan yang membuatnya harus dipenjara. Karena depresi, Lara pun mencoba bunuh diri. John terkesiap dan sadar bahwa ia harus mengambil tindakan. Ia sungguh menyayangi istrinya, ibu dari putra yang dikasihinya. Maka ia pun merancang sebuah rencana yang sungguh jelas tak pernah terpikirkan sedetik pun sebelumnya dalam benaknya. Ia harus mencari cara untuk meloloskan istrinya agar bisa keluar dari penjara.

Beruntunglah mereka yang belum menonton Anything For Her ketika menikmati The Next Three Days. Karena boleh jadi sungguh bisa menikmati kisah yang sebenarnya tragis dan sedih ini, sekaligus memberi simpati mendalam pada perjuangan keras yang dilakukan John. Padahal penonton tahu bahwa apa yang dilakukan John melanggar hukum. Namun itulah kenyataan hidup, bahwa keadilan sering terabaikan dan akhirnya manusia tak berdosa pun jadi korbannya.

Dibanding karya-karyanya sebelumnya, terutama Crash, The Next Three Days jelas merupakan sebuah langkah mundur bagi Haggis. Memang film ini masih bisa dinikmati sebagai tontonan thriller mengasyikkan, namun karena tak ada inovasi didalamnya maka film ini hanya jatuh sebagai tontonan hiburan belaka.

Laiknya remake, maka tak bisa terhindarkan untuk membuat perbandingan dengan karya aslinya. Dan paduan akting Crowe dan Banks juga dinilai masih kalah jauh dari yang diperlihatkan Lindon dan Kruger. Tapi masih ada sisi menarik dari The Next Three Days yang menampilkan cameo Liam Neeson dalam satu adegan dan Brian Dennehy yang bermain diluar stereotipe karakter yang biasa diperankannya.

Nama besar memang kadang menjadi high hopes bagi pecintanya. Haggis pun akhirnya harus mengalaminya. Karena ditangani oleh sineas sekaliber dirinya, maka The Next Three Days pun jadi terasa tak ada “apa-apanya”.

THE NEXT THREE DAYS

Director : Paul Haggis
Cast : Russell Crowe, Elizabeth Banks, Ty Simpkins
Script Writer : Paul Haggis

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: