The Hurt Locker : Berdansa Dengan Kematian

Di suatu siang yang terik. Sersan Matt Thompson (Guy Pearce) sedang mencoba menjinakkan sebuah bom. Dengan keahlian yang dimilikinya, ia bisa menyelesaikan pekerjaan menantang maut itu. Tapi maut memang tengah bersahabat dengannya. Maut itu ada di sebuah handphone yang ketika ditekan nomor-nomornya berbuah ledakan maha dahsyat. Dan Thompson pun terdiam untuk selamanya.

Disaat lain, seorang lelaki Irak dengan tubuh penuh terbungkus bom. Sersan William James (Jeremy Renner) terpaku melihat begitu banyak bom di tubuh lelaki itu namun begitu sedikit waktu yang dipunyainya. Ia pun meminta maaf karena tak bisa menolong. Kamera pun merekam kejadian yang membuat bulu kuduk berdiri ketika sang lelaki yang mengucapkan kalimat syahadat diterjang bom di tubuhnya sendiri hingga luluh lantak.

Baik Thompson maupun James adalah dua sosok penantang maut. Mereka begitu akrab dengan kematian. Bukan karena ingin memuaskan adrenalin, melainkan demi menyelamatkan nyawa manusia lainnya. The Hurt Locker yang dibesut sutradara wanita Kathryn Bigelow membahas profesi ‘mencengangkan’ itu dengan lihai, tanpa terengah-engah dan tanpa membuat jeda.

Kita disuguhkan pemandangan mengerikan di Irak. Begitu banyak bom ditanam di tempat umum. Dan ketika bom itu meledak, ia seakan tak peduli jika ia merenggut sekian banyak makhluk yang tak berdosa. Maka wajar saja jika dua rekan James, Specialist Owen Eldridge (Brian Geraghty) dan Sersan JT Sanborn (Anthony Mackie) merasakan sesak menghimpit manakala bertugas. Sementara James terlihat begitu tenang. Tapi The Hurt Locker memberi kesempatan pada kita, penonton, melihat karakter manusia yang berlapis. James yang cool terguncang jiwanya ketika menemukan seorang anak yang tewas dengan bom dijahit didalam perutnya!

Film ini menjadi begitu hidup, rasanya berkat riset yang luar biasa detil. Juga menjadi begitu hidup berkat ‘kedekatan’ Bigelow dengan material yang dipunyainya. Maka feel film ini pun bagaikan dokumenter karena begitu realistisnya kamera merekam setiap gerakan para ‘penantang maut’ itu, berfokus pada desah nafas mereka ketika bertugas dan melihat lebih dalam sisi humanisme mereka. Dan para pemain pun tak lagi sekedar berakting, tapi ‘menjadi’ karakter yang diperankannya. Trio Renner-Mackie-Geraghty menjadi ujung tombak The Hurt Locker disamping tentu saja skrip nan matang dan pengarahan yang luar biasa dari Bigelow.

The Hurt Locker berpotensi mengguncang bawah sadar kita. Mempertanyakan lagi arti kematian dari kehidupan. Arti peperangan dari perdamaian. Apa yang harus dimenangkan oleh peperangan jika nyawa begitu banyak melayang? Jika sebutir peluru sebanding harganya dengan sebuah nyawa?

THE HURT LOCKER

Director : Kathryn Bigelow
Cast : Jeremy Renner, Anthony Mackie, Brian Geraghty
Script Writer : Mark Boal

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: