Casino Royale : Ini Dia, The Other Bond!

Change is good. Saya selalu percaya dengan itu, dan selalu menyemangati mereka yang tak mau stagnan. Punya keberanian meninggalkan comfort zone. Maka ketika terdengar berita bahwa James Bond akar berganti pemeran dengan tampilan fisik yang jauh dari “pola-nya”, saya pun menyambut positif. Jika sebelumnya Bond selalu digambarkan flamboyan dan bersikap gentle terhadap wanita, maka kali ini Bond di tangan Daniel Craig berubah total. Ia menjelma menjadi the other Bond, sungguh berbeda dari yang pernah dilakoni Sean Connery, Roger Moore hingga Pierce Brosnan.. Bond yang ini digambarkan oleh rekan saya yang telah menonton duluan film ini sebagai “preman pasar”. Saya terbahak mendengarnya, dan berharap komentar itu sesungguhnya positif.

Casino Royale menjadi babakan baru dari salah satu film franchise yang paling menguntungkan yang pernah dibuat Hollywood. Saya kagum dengan keberanian tim yang berdiri di belakangnya. Rasanya sebelum memilih Daniel Craig sebagai Bond terbaru, mereka sudah pernah berhitung dengan segala resiko, juga telah mempelajari dengan seksama karakter yang tepat untuk Bond Blonde (James Bond yang berambut pirang). Dan akhirnya resiko diambil dengan mengubah banyak hal dari Bond, termasuk hal yang paling diingat oleh penonton setianya. Bayangkan ini, Bond versi Craig adalah Bond yang keras hati dan kasar, juga tak mudah tergoda oleh wanita. Ia tak segan membunuh segala rintangan yang menghalanginya. Itu diperlihatkan sejak menit pertama film bergulir. Tanpa kompromi, tim penulis yang terdiri dari Neal Purvis, Robert Wade dan Paul Haggis memperlihatkan total makeover dari Bond. Dari openingnya saja jelas menyiratkan bahwa kali ini Bond memasuki dimensi baru.

Keterlibatan Haggis saya rasa juga turut menyumbang keberhasilan perubahan karakter Bond. Haggis yang disegani berkat karyanya yang cemerlang, Million Dollar Baby dan Crash, membuat penonton seperti saya tak sabar menyaksikan akan seperti apa Casino Royale. Dan rasanya Haggis bisa menunaikan tugasnya dengan baik. Menyimak film ini seperti dibawa mengendarai rollercoaster. Asyik sekali menyaksikan betapa mood penonton dibuat turun naik oleh cerita. Tak ada lagi Bond yang mengandalkan gadget super canggih, kini jamannya Bond yang bisa berkelahi dengan sengit hanya dengan bantuan senjata saja. Kali ini Bond pun nyaris dibuat hampir mati. Saya hampir jantungan ketika cerita membawa ke arah yang tak terduga, sayangnya tak bisa dibahas disini karena akan mengurangi keasyikan bagi yang belum menontonnya. Yang bisa saya ceritakan dan juga paling mencengangkan saya adalah ketika Bond tak lagi mempedulikan apakah minumannya harus di-“shaken or stirred”. Padahal ini adalah hal paling teringat oleh penonton setianya.

Saya rasa perubahan yang ditempuh Casino Royale bisa membuat penonton setianya meninggalkannya, tapi di sisi lain juga akan menggaet penonton baru seperti saya misalnya. Bosan juga rasanya melihat Bond yang tergolek – golek dengan wanita cantik, tapi hubungannya sangat instan. Beda dengan disini dimana Bond bisa dibuat patah hati oleh Vesper Lynd (dimainkan dengan cemerlang oleh Eva Green, yang saya kagumi sejak penampilannya di The Dreamers). Teman saya yang bersama menonton film ini dan termasuk penonton setia Bond yang datang dengan ekspektasi meremehkan, mau tak mau harus mengakui bahwa perubahan ini adalah sesuatu yang baik.

Begitupun, ada juga yang menyayangkan kadar action-nya yang konon berkurang. Mungkin memang iya, tapi kadarnya jadi lebih keras dibanding sebelumnya. Saya pun sekali lagi harus acung jempol pada tim produksi yang berani sekali mengambil resiko untuk sebuah franchise yang telah menyedot ratusan juta penonton di seluruh dunia. Kita lihat saja, apakah perubahan ini juga direspon pasar dengan baik, sehingga kita akan bisa menyimak Craig dalam jangka waktu lama memainkan peran ini.

CASINO ROYALE

Director : Martin Campbell
Cast : Daniel Craig, Eva Green, Mads Mikkelsen
Script Writer : Neal Purvis, Robert Wade

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: