The Men Who Stare At Goats : Bukan Tentara Biasa

Menteri propaganda semasa Nazi berkuasa, Goebels, pernah mengeluarkan pernyataan. Sebuah pemikiran nyeleneh namun sesungguhnya sangat patut untuk dikaji. Dengan lantang ia berseru bahwa jika dusta diulang-ulang , ia akan jadi kebenaran. Kita pun lantas ingat pada Presiden Amerika, George W Bush. Suatu masa, ia pernah memerintahkan penyerbuan ke Irak karena Saddam diduga menyimpan senjata nuklir. Orang Amerika percaya dan mendukung pemimpinnya. Namun Bush terbukti salah. Ia pun lantas mengubah alasannya menduduki Irak, dan lagi-lagi masyarakat Amerika percaya. Pelan tapi pasti ia berulang-ulang memberikan alasannya di berbagai kesempatan sehingga pelan-pelan tertanam di benak yang mendengar dan melihatnya, dan akhirnya ia dianggap benar melakukan tindak tersebut.

Ilutrasi diatas rasanya sangat pantas sebagai menu pembuka sebelum mengulik film sekompleks The Men Who Stare At Goats. Ini sebuah film dengan kisah ajaib. Agak susah diterima nalar. Sebuah cerita tentang sepasukan tentara yang terlatih untuk bertarung dengan mengandalkan ’kekuatan pikiran’. Mereka meminta disebut ’remote viewer’.

Yang harus digarisbawahi adalah film ini bukan fiksi ilmiah. Ini bukan tentang sekelompok orang yang bisa secepat kedipan mata berpindah tempat, sebagaimana yang diulas dalam Jumper. Karena film itu jelas-jelas berasal dari kisah fiksi. Namun The Men Who Stare At Goats bersandar pada buku non fiksi terbitan 2004 karya Jon Ronson, seorang penulis untuk surat kabar terkemuka The Guardian. Dan film ini pun membelalakkan mata kita dengan awal tulisan yang berbunyi ”More of this is true than you would believe ……” Dan Grant Heslov memang berjuang keras meyakinkan penonton bahwa apa yang dikisahkannya dalam film ini benar-benar pernah terjadi. Dan itu bukan rekayasa.

Syahdan, suatu hari seorang tentara bernama Bill Django (Jeff Bridges) datang dengan pemikiran revolusioner, terutama untuk militer. Bahwa seharusnya tentara bertugas untuk mencegah peperangan dan menjaga perdamaian. Bukannya sebagai tentara perdamaian yang malah terjerumus kedalam peperangan tanpa tujuan. Ia menyodorkan konsep menarik untuk melatih tentara untuk berpikir. Lebih jauh lagi, melatih diri untuk menggunakan kekuatan pikiran. Kuncinya adalah bahwa pikiran yang fokus bisa membuat kita bisa melakukan hampir apapun.

Salah satu diantara muridnya yang paling berbakat adalah Lyn Cassady (George Clooney). Percaya atau tidak, Cassady bisa membuat seekor kambing yang semula anteng tiba-tiba terjatuh dan jantungnya berhenti berdetak.Wilton (Ewan McGregor), seorang jurnalis dari kota kecil, semula tak percaya dengan cerita itu. Namun ketika tersedot kedalam dunia Cassady, ia pun tersadar bahwa hal paling mustahil pun bisa terjadi. Dusta yang diucapkan berulang-ulang bisa menjelma menjadi kebenaran.

Heslov membesut film yang materinya sebenarnya agak berat ini dengan asyik. Ada nuansa main-main didalamnya, namun tak membuat penonton tak serius menyimak hipotesa demi hipotesa yang diberikannya sepanjang film untuk sampai pada kesimpulan bahwa penonton mempercayainya. Juga ada ciri Coen Brothers yang memang bersentuhan beberapa kali dengan Heslov. Meski dituturkan berselang-seling antara masa lalu dan jaman kini tak akan membuat penonton kebingungan.

Meski mengobrolkan tema yang susah diterima akal sehat, namun Heslov pandai menggiringnya sehingga tak pekat dengan nuansa paranormal. Ia justru sebisa mungkin membuat segalanya tampak masuk akal. Karena semua yang tak masuk akal itu diberinya penjelasan yang membuatnya masuk akal. Memang rasanya sulit membayangkan Amerika yang seperti begitu bernafsu menaklukkan apapun di seluruh dunia ternyata pernah mau mendukung penuh proyek rahasia seperti ini. Sebuah proyek yang hampir melintasi garis batas paranormal dan kewarasan, juga mendekatkan militer dengan perdamaian. Ini situasi yang lucu, menarik dan tak terbayangkan, namun dipastikan pernah terjadi.

Mana ada film yang mengawinkan paranormal, militer dan kambing dalam satu bingkai kecuali dalam The Men Who Stare At Goats?

THE MEN WHO STARE AT GOATS

Director : Grant Heslov
Cast : George Clooney, Ewan McGregor, Jeff Bridges
Script Writer : Peter Straughan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: