The Station Agent : Persahabatan Unik Nan Orisinal!

Entahlah, kenapa tema – tema persahabatan biasanya hanya selalu diperuntukkan sebagai tontonan keluarga. Padahal, pertemanan sangat mungkin dibahas dari berbagai sudut pandang. Toh, tak hanya orang dewasa yang mengalaminya, anak – anak dan remaja pun pernah merasakan betapa pentingnya persahabatan. Kisah romansa remaja dinilai lebih “jualan” di sinema Indonesia, paling tidak tercemin dari tren yang berkembang belakangan ini. Maka Ada Apa dengan Cinta ? cenderung dipersepsikan sebagai kisah cinta Rangga dan Cinta, bukannya persahabatan Cinta dengan sobat – sobatnya. Jadinya seakan tema persahabatan cenderung terpinggirkan.

Untungnya, disadari atau tidak, Rudy Soedjarwo yang menyutradarai Ada Apa dengan Cinta ? memenuhi ekspektasi sebagian penonton yang masih ingin mereguk murninya persahabatan. Lewat karya terbarunya Mengejar Matahari, Rudy betul – betul menyandarkan persahabatan 4 orang laki – laki sejak kecil hingga dewasa. Tidak terlalu orisinal sebenarnya, apalagi jika dibandingkan dengan The Station Agent-nya Tom McCarthy.

Yang membuat The Station Agent jadi terasa orisinal adalah kehadiran karakter utamanya, Finbar McBride (Peter Dinklage). Dari penampilannya, Fin memang terlihat istimewa. Ia “hanya” setinggi 4 kaki 5 inci atau kurang lebih 120-an cm. Katakanlah, Fin adalah manusia cebol. Tapi Fin sebenarnya tak ada bedanya dengan yang lain. Ia hanyalah laki – laki biasa yang bisa jatuh cinta, bisa marah dan sesekali bisa melakukan perbuatan bodoh secara sadar. Pandangan orang terhadapnyalah yang membuatnya terlihat luar biasa. Dan dari awal digambarkan betapa Fin memang sangat sadar akan hal itu. Ia tak rendah diri, tapi cenderung menarik diri dari pergaulan. Sampai suatu masa dimana ia menjalani kehidupan barunya di Newfoundland. Disinilah ia bertemu dengan Olivia Harris (Patricia Clarkson), wanita yang selalu teringat kematian putranya, dan Joe Oramas (Bobby Cannavale), penjual hotdog yang sangat perhatian terhadap ayahnya.

Dengan 3 karakter semenarik ini, The Station Agent memang punya “modal” untuk menjadi film yang unik. Dan berkat skrip yang ditulisnya sendiri, The Station Agent betul – betul menjelma menjadi kisah persahabatan yang menyentuh dan menggetarkan disaat bersamaan. Ada semacam ketertarikan besar untuk menikmati sepak terjang Fin menjalani hari – harinya di lingkungan yang baru. Dan di lingkungan baru inilah Fin belajar membuka diri, berani bersosialisasi dengan sekitar dan sempat terjebak one night stand. Wah !

Tapi jangan khawatir. McCarthy tak akan sekonyol sutradara pembuat sinetron Indonesia dengan membelokkan alur The Station Agent menjadi kisah roman picisan. Sedikit nuansa romantisme dipercikkan McCarthy hanya untuk lebih memanusiawikan karakter Fin. Dan jika kita memang perhatian terhadap sekeliling, orang – orang seperti Fin cukup banyak disekitar kita. Syukurlah kalau kita tidak menyadari keberadaan mereka karena menganggapnya biasa saja, bukannya memperhatikan mereka karena menilai mereka “lain” dari yang lainnya. Apalagi dengan karakter Olivia dan Joe. Dan karakter yang awalnya diciptakan McCarthy ini menjadi “bernyawa” berkat kecanggihan akting Dinklage, Cannavale dan Clarkson. Yang perlu diberi catatan tersendiri adalah Clarkson. Tahun ini, Clarkson menjadi ratunya film independen karena bermain cemerlang di 3 film sekaligus, masing – masing Pieces of April, All The Real Girls dan The Station Agent tentunya.

Dengan film bertema sekuat ini, rasanya sayang juga jika melewatkannya !

THE STATION AGENT

Director : Thomas McCarthy
Cast : Peter Dinklage, Patricia Clarkson, Bobby Cannavale
Script Writer : Thomas McCarthy

Iklan
Comments
2 Responses to “The Station Agent : Persahabatan Unik Nan Orisinal!”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: