Treasure Planet : Menjelajah Memburu Harta Karun

Dunia luar angkasa memang sangat menarik untuk dieksplorasi. Masih banyak misteri yang belum terungkap dan keindahan menakjubkan yang terhampar di luar sana. Tak hanya film berbasis realitas, film animasi pun tak urung tergoda untuk menjelajahinya. Simaklah Treasure Planet, salah satu kreasi dari Walt Disney, pabrik film animasi mengesankan. Dengan pendekatan animasi, tentu saja kreator Treasure Planet bisa sepuas hati mewujudkan dunia khayali yang paling mustahil sekalipun.

Premis cerita sangat standard dan sederhana tentang perburuan harta karun. Adalah Jim (suaranya diisi oleh Joseph Gordon Levitt, aktor remaja yang angkat nama lewat 10 Things I Hate About You) yang sedari kecil dicekoki ibunya oleh cerita perburuan harta karun perompak terkenal bernama Kapten Flint. 12 tahun berselang, impian itu akhirnya menjadi kenyataan ketika ia menyelamatkan seorang monster (istilah ini mungkin terlalu absurd, karena karakter lain yang hadir dalam film ini sedemikian unik dan menarik). Keinginannya direstui oleh Doktor Doppler (ada hubungan apa dengan penemu Efek Doppler ?) yang bersedia membiayai petualangan luar angkasanya.

Dari sinilah cerita mulai bergulir dan sangat menegangkan, tak kalah dengan film aksi yang penuh dengan kebut – kebutan dan desing peluru. Siapa yang tidak kagum dengan keindahan gambar yang ditawarkan para animator Treasure Planet yang jumlahnya ratusan orang itu ? Juga tak tahan untuk tak berdecak menyaksikan “keusilan” mereka menciptakan karakter – karakter super aneh dan absurd. Begitu banyak karakter yang lalu lalang sepanjang film, namun tak mengurangi fokus cerita pada tokoh Jim dan perjuangannya menemukan harta karun. Penonton akan mudah dibuat mengerti akan hasrat Jim yang telah lama dipendamnya, juga kenangan masa kecilnya yang menyakitkan. Pun dengan perjuangannya yang tak pantang menyerah. Begitu cerdasnya tim produksi memberi nyawa pada karakter – karakter sehingga betul – betul terlihat “hidup”.

Kalau harus jujur, cerita Treasure Planet sebenarnya cukup berat untuk dicerna penonton cilik. Terlebih banyak istilah – istilah astronomi yang dipergunakan. Tapi yakin saja anak – anak tidak akan terlampau menghiraukan semua itu karena dibuai jalinan cerita nan memikat, tata musik yang megah plus gambar – gambar animasi yang canggih. Pesan moral tentang nilai – nilai persahabatan pun akan sampai dengan efektif berkat pendekatan tematik yang dipergunakan. Penonton cilik akan mencoba mengidentifikasi dirinya dengan karakter Jim yang menjadi semacam pahlawan di film ini. Bukankah film dinilai berhasil jika penonton menemukan kesamaan antara dirinya dengan karakter yang disimaknya di layar ?

Dari sekian banyak karakter yang ikut meramaikan Treasure Planet, ada dua tokoh yang mencuri perhatian (scene stealer). Pertama, karakter Morph yang bisa berubah bentuk sekehendaknya dan Ben, se-orang (susah mendefinisikannya karena Ben adalah robot) bio-elektronik-navigator. Suara Ben yang merepet dan tingkah plus mimiknya yang super ekspresif menjadi sangat meyakinkan berkat kehebatan Martin Short yang mengisi suaranya. Siapapun pasti terpingkal – pingkal dengan tingkah laku robot yang sering berbicara dengan suara keras dan bercanda di saat yang tidak tepat. Jadinya Ben yang mekanis justru terlihat sangat humanis. Tak kalah menariknya adalah keikutsertaan aktris kaliber asal Inggris, Emma Thompson (peraih Oscar lewat Howard’s End) yang menghidupkan karakter Kapten Amelia yang kental dengan logat British-nya. Ketegasan Kapten Amelia berhasil disuarakan Thompson sehingga penonton bisa menangkap atmosfernya.

Menonton Treasure Planet seperti halnya berjalan – jalan di dunia khayal tanpa batas, serba unik dan surealis namun tetap “berpijak di bumi” berkat sisipan pesan – pesan yang yang manusiawi.

TREASURE PLANET

Director : Ron Clements, John Musker
Cast : Joseph Gordon-Levitt (voice), Emma Thompson (voice), Martin Short (voice)
Script Writer : Ron Clements

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: