The Dark Knight : Dan Dunia Memilih The Joker

Tak pernah terbayang oleh kita bahwa genre superhero movie bisa diolah sedemikian rupa. Sekian puluh tahun kita akrab dengan superhero movie yang hanya menyajikan hiburan tanpa kedalaman, aksi tanpa isi dan tontonan tanpa pretensi. Dan Christopher Nolan dengan berani mencobanya. Ia mencobanya pertama kali di Batman Begins. Siapa sangka formulanya berhasil. Ia sukses merejuvenasi sosok Batman yang mulai renta menjadi sosok segar dan merebut kembali perhatian.

Dan di lanjutan Batman Begins yang diberi tajuk The Dark Knight, Nolan benar-benar mendorong genre superhero ke sebuah level yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Dengan skrip yang ditulis dengan cermat dan pretensius, ia mengolah sosok pahlawan kegelapan itu. Hasilnya adalah sebuah superhero movie yang paling rumit dan paling mengagumkan yang pernah dibuat.

The Dark Knight tak sebatas mendongengkan kisah kebenaran melawan kejahatan. Ia bahkan berani masuk ke berbagai wilayah yang membuat penonton ”terganggu”. Ia mendesakkan kekuasaan dan ketakberdayaan, kegilaan dan kewarasan, imaji dan realitas, kerelaan berkorban dan keegoisan diri hingga resiko dan konsekuensi.

Nolan memang punya senjata ampuh untuk mengobrolkan segala hal itu tanpa harus terdengar seperti berceramah moral. Ia punya The Joker. Sosok seorang manusia sadis tanpa ampun dan tak punya hati nurani. Dan ia tak takut apapun. Kali ini Batman memang mendapatkan lawan tangguh. Bagaimana cara pahlawan bertopeng ini mengalahkan sosok serupa The Joker?

Dan mulailah The Dark Knight bergulir. Gotham sedang gundah. Penjahat berkeliaran dimana-mana dan susah untuk diberantas. Hingga harapan baru muncul. Harvey Dent (Aaron Eckhart), sosok jaksa pemberani yang berniat membersihkan jalanan kota dari kawanan penjahat. Dan Dent muncul bersamaan dengan The Joker (Heath Ledger). Baru saja Gotham hendak bersorak dengan kehadiran Dent, dan kini mereka gentar menyaksikan aksi The Joker. Bom diledakkan dimana-mana. Segenap aparat hukum, dari polisi hingga hakim dibunuhnya. Dan ia mencoba membuat seantero kota menderita. Yang harus dicatat, ia melakukannya tanpa tujuan apapun. Rupanya The Joker hanya ingin menyenangkan dirinya sendiri karena ia memang tak melakukannya demi uang.

Aksi The Joker memancing Batman (Christian Bale) untuk mengatur siasat. Segera saja ia tahu bahwa sosok psikopat itu bisa membunuh siapa saja dan dimana saja tanpa tedeng aling-aling. Ia tak punya aturan sebagaimana penjahat paling kejam sekalipun. The Joker memang akhirnya menjadi tantangan terbesar Batman selama menjalani “karirnya” sebagai penumpas kejahatan.

Dengan The Joker di tangannya, Nolan seperti punya kartu As untuk berceloteh tentang apapun. Maka ia memainkan eksperimen sosial didalam filmnya yang digambarkan oleh The Joker yang ingin menguji seberapa jauh manusia di Gotham mampu membinasakan satu sama lain dengan detonator bom di tangan. Inilah kritik sosial yang paling memerahkan telinga tanpa harus menjewer kuping penonton. Di lain pihak, Nolan juga memperlihatkan bahwa sosok manusia berhati baik bisa berubah dalam sekejap atas sebuah kejadian tertentu. Tapi Nolan juga memperlihatkan masih adanya harapan bagi umat manusia di dunia ini untuk terus saling peduli terhadap sesamanya. Bahwa di tengah hiruk pikuk dunia yang tampak egois, masih cukup banyak manusia yang rela memilih sebuah resiko yang tak mengenakkan bagi dirinya sendiri.

The Dark Knight menggetarkan selain karena pilihan kisah dan sekelumit isu moral didalamnya, juga berkat dukungan departemen akting yang mengagumkan. Di tangan Ledger, tak pelak lagi The Joker menjadi sosok penjahat paling berbahaya di film dan bersaing ketat dengan Hannibal Lecter. Dan dunia pun terserap oleh daya magnetis yang dipancarkan oleh Ledger berkat akting yang mengkilap. Tak sedikitpun ia kehilangan arah ketika menjadi The Joker. Sehingga dunia memberi penghormatan besar padanya atas pencapaian tertinggi selama hidupnya.

Dan dunia memilih : The Joker ………………

THE DARK KNIGHT

Director : Christopher Nolan
Cast : Christian Bale, Heath Ledger, Aaron Eckhart
Script Writer : Jonathan Nolan, Christopher Nol
an

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: