TRADE : “Neraka” Globalisasi

Globalisasi hadir di dunia modern bagaikan dua sisi mata uang. Di satu sisi membuat segala informasi bisa diketahui secara cepat, di sisi lain juga berpengaruh pada aksi kejahatan yang kini melintasi negara. Batas pun tak menjadi soal selama ada permintaan. Seperti halnya perdagangan konvensional, perdagangan manusia pun menjadi marak, utamanya perempuan.

Human trafficking menjadi isu yang belakangan disorot banyak negara. Dari tahun ke tahun angka perdagangan perempuan terus bertambah dan menjadi semakin mengkhawatirkan. Dan kengerian itu kini tak hanya menjadi statistik, tapi menjadi realitas yang diciptakan dalam Trade.

Pada karya yang dibesut Marco Kreuzpaintner itu, cerita bergulir dari sudut pandang seorang pemuda bernama Jorge (Cesar Ramos). Ia baru saja menghadiahi adiknya, Adriana (Paulina Gaitan) yang baru berulang tahun ke-13, sebuah sepeda. Namun sepeda itu pula menghantarkan adiknya yang cantik itu ke sebuah episode hidup nan mengenaskan. Siapa sangka, di suatu sore yang tenang, tatkala dirinya tengah mengendarai sepedanya, Adriana diculik.

Nasib yang mengantarkan Adriana bertemu dengan Veronica (Alicja Bachleda-Curus) di sebuah tempat penampungan di Mexico sebelum keduanya dijajakan di pasar global. Keduanya menjadi mata bagi penonton untuk melihat betapa terorganisirnya kejahatan manusia ini. Dan betapa bejatnya manusia-manusia yang terlibat didalamnya. Demi uang, apapun dikorbankan. Termasuk merampas kebebasan seseorang.

Untungnya ada Ray (Kevin Kline) yang menjadi pintu masuk bagi Jorge untuk memperjuangkan kebebasan bagi adiknya tercinta. Ray yang telah mempelajari seluk beluk mafia itu sejak lama pun seperti menemukan alasan kuat untuk membongkar kejahatan itu. Keduanya pun bahu membahu demi menemukan Adriana.

Dari awal membuka filmnya, sang sutradara memang tanpa basa-basi. Langsung menohok ke inti persoalan. Belum lagi 10 menit film berjalan, kita langsung dibuat shock. Kaget melihat betapa gampangnya menculik seorang gadis cilik dan betapa mudahnya memperalat seorang perempuan yang rela bekerja ke luar negeri demi membiayai bayinya. Dan Trade menjadi menakutkan karena begitu detilnya ia menceritakan lembar demi lembar kegiatan perdagangan perempuan itu. Meski semuanya fiksi, namun tetap saja kita dibuat terperanjat dan seolah menyaksikan sebuah rekonstruksi atas perdagangan yang semula hanya terendap di benak ketika kita membacanya pada lembaran koran.

Sayangnya kengerian itu hanya sebatas kengerian, tak membuat kita berempati pada karakter yang menderita di dalam film ini. Bisa jadi ini disebabkan oleh perspektif yang keliru diambil oleh penceritaan. Rasanya akan lebih emosional jika point of view Trade dari sisi Adriana, sehingga dengan demikian efek yang diinginkan bisa lebih mudah didapatkan.

Trade juga cenderung kehilangan sisi dramatiknya lantaran ketakseimbangan akting diantara dua karakter utamanya. Cesar Ramos jelas kalah pengalaman dari Kevin Kline, namun mestinya sutradara mengasah emosi dan memberi banyak informasi tambahan bagi Ramos demi mendalami aktingnya. Untungnya memang, sebagai aktor senior, Kline tahu betul bahwa film adalah kerja kolektif. Maka tak ada adegan yang ingin dimenangkannya sendiri. Ramos yang lemah dibantunya sehingga kelemahan itu tak terlalu terlihat.

Inilah “neraka” globalisasi. Terhidang dengan jelas di hadapan kita. Sebuah efek domino yang mungkin tak pernah terbayang ketika dunia terhampar di depan kita selebar-lebarnya. Yang membuat gadis cilik asal Mexico bisa dijajakan di New Jersey yang beribu kilometer jauhnya. Seusai menonton Trade, kita pun makin tahu bahwa ada yang salah dengan idiom globalisasi yang banyak diagung-agungkan selama ini. Niat globalisasi itu tak salah, namun manusia pula yang membuatnya menjadi kotor dan berjalan di arah yang keliru.

TRADE

Director : Marco Kreuzpaintner
Cast : Cesar Ramos, Kevin Kline, Paulina Gaitan
Script Writer : Jose Rivera


Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: